Minggu, 21 Agustus 2016



Fokus, yakin, tekun, ulet memang bisa menjadikan sesorang sukses. Mari kita tengok sosok Ajik Rachmad Suhendar. Dia adalah mahasiswa semester 8 jurusan Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang (PSTM UM). Pekerja seni ini merupakan peraih Best Exhibitor di event Culture International Tourism Burst di Berlin, Jerman 7-16 Maret 2016 lalu.

Ajik mendapat informasi mengenai Culture International Tourism Burst dari Yoseph, pimpinan sanggar Malang Amor Carnival yang merekomendasikan pria asal Blitar, Jawa Timur ini untuk mengikuti event yang dihadiri oleh 179 negara tersebut. 

Selanjutnya, pria yang lahir pada 18 November 1993 ini menjalani proses pendaftaran dan seleksi. Ada dua tahap seleksi untuk menentukan siapa saja yang dapat mengikuti event ini untuk mewakili Indonesia. Tahap tersebut meliputi perform dan interview

Finally, berkat kemahiran mendesain busana, Ajik Rachmad Suhendar berhasil menyisihkan sekitar 400 orang pendaftar se-Indonesia sebagai salah satu peserta yang diamanahi mewakili Indonesia di event level Internasional tersebut. 

Kesana, Ajik membawa dua kostum yakni teratai dan gajah oling. Kostum yang ia kenakan dominan menggunakan bahan dari lidi. Lidi yang sifatnya lentur ia balut dengan kain-kain warna-warni yang menyala. Pemilihan lidi untuk kerangka sayap di kostumnya ini tak sembarangan, ia pilah sesuai ukuran. Lalu, lidi itu ia rekatkan dengan kain secara berulang. Kostum yang dikenakannya tersebut memiliki berat 18 kg. 

Ajik pun mengakui bahwa ada sekitar 250 orang dalam sehari yang meminta foto karena keunikan kostum setinggi 2,5 m tersebut. Event yang berlangsung selama lima hari ini merupakan kesempatan emas untuk mempromosikan Indonesia di kancah Internasional.
Berkeliling stan-stan negara lain dan selalu melayani setiap orang yang mendatanginya dengan menjadi pribadi Indonesia yang ramah merupakan salah satu triknya untuk secara tak langsung mengambil hati para pengunjung. 

Ajik menerangkan bahwa dia dan seluruh peserta tim Indonesia difasilitasi secara penuh oleh kementerian Pariwisata Indonesia. Bahkan ada bonus yang diberikan kepada para pemenang. Dimana Indonesia menjadi juara umum dalam gelaran tersebut.

Bergelut dengan dunia seni telah menjadikan Ajik semakin fokus menjalaninya. So, mungkin ada sebagian dari kita yang memiliki bakat dan kemauan di bidang seni tak ada salahnya mencoba meneruskannya. Siapa tahu memang dunia kita ada dalam seni.

“Hidup itu perlu banyak pengalaman. Carilah pengalaman sebanyak mungkin dari para relasi kita. Tidak menutup kemungkinan hal itu akan membawa tujuan hidup kita semakin positif. Boleh saja mencari tujuan yang negatif, tapi jadikan itu hanya sebagai bahan belajar. Hanya saja, disini tujuan hidup kita adalah bagaimana kita membahagiakan diri kita dan orang-orang yang kita sayangi. Untuk mewujudkannya, mari tingkatkan prestasi, percayalah rejeki akan datang menghampiri” ujar Ajik Rachmad Suhendar.

Penulis:
Almira Sifak
peminat astronomi dan jurnalistik yang selalu terus berusaha menyebarkan informasi yang dimiliki kepada siapapun yang mau menerima.
 

Dokumentasi Foto: instagram.com/ajikrachmad
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Menusa Community

Menusa Community

NULIS BABE NEWS

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis
Mengintip Nusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Pengunjung

Projek Kami

Sekolah Online Menusa Community

Email Kami

Kirimkan kritik dan saran anda ke mengintip nusantara redaksi di mengintipnusantararedaksi@gmail.com

Tim Menusa

Tim Menusa
Semua isi web ini dikelola oleh tim menusa creative management. Hubungi Menusa Creative Management sebagai media partner anda. 08992458233